Brahim Diaz Ucapkan Salam Perpisahan dan Resmi Hijrah ke Madrid

BOLAINDO.ME – Gelandang muda asal Spanyol Brahim Diaz merilis perkataan perpisahan emosional pada Manchester City sesudah dia sah gabung Real Madrid.

Madrid menginformasikan jika mereka sah mengambil Brahim pada Minggu malam alias Senin (07/01) dini hari WIB. Mereka merekrutnya di harga seputar 15.5 juta pounds, yang dapat membengkak sampai 22 juta pounds.

Gelandang berumur 19 tahun itu awal mulanya menghabiskan waktunya selama lima tahun di City. Di Madrid, dia meneken kontrak berdurasi enam 1/2 tahun.

Sesudah pastikan dianya geser ke Santiago Bernabeu, Brahim lalu mengatakan salam perpisahan pada City. Tidak cuma untuk beberapa pelatih, akan tetapi semua staf club serta tentu saja semua supporter The Citizen.

Perkataan perpisahan itu dia upload lewat akun Instagram kepunyaannya, @brahim. Dia awalannya kembali mengenang saat-saat awalnya waktu datang di City setelah didatangkan dari Malaga.

“Saya cuma anak-anak saat saya pertama-tama hadir ke Inggris. Mereka tunjukkan tempat latihan di Platt Lane, saya diberitahu mengenai gagasan periode panjang untuk club serta hari itu saya dilatih menjadi pemain Manchester City untuk kali pertamanya dalam kehidupan saya.”

“Saya datang di kota bersama dengan orangtua saya, Sufiel serta Patricia, serta tiga saudara perempuan saya: Zaira, Idaira, serta Dunia. Yang ke empat, Irina, lahir beberapa waktu lalu. Kami tidak dapat berbahasa Inggris dalam keluarga saya.”

“Tapi bahasa bukan permasalahan di sepakbola.”

Sekarang dia telah jadi pesepakbola yang lebih baik serta lebih matang. Oleh karena itu dia juga mengatakan terima kasihnya pada semua pihak yang sudah membantunya berkembang sampai kini di Etihad.

“Saya tutup satu bab dalam kehidupan saya serta saya mengucapkan selamat tinggal pada Manchester City, club tempat saya tumbuh. Saya hadir kesini sebagai anak kecil serta saat ini saya ialah pemain sepakbola profesional.”

“Terima kasih pada semua manajer di club, dari akademi ke tim penting, karena percaya pada saya sebab mereka mengajarkan saya bukan sekedar menjadi pemain yang lebih baik, tapi jadi orang yang lebih baik.”

“Terima kasih untuk semua staf ruangan belakang serta layanan medis. Terima kasih pada kebanyakan orang yang ikut serta di kantor yang kerja untuk membuat club ini bertambah baik setiap hari. Terima kasih pada rekan-rekan satu team saya. Serta terima kasih, tentunya, pada tiap-tiap pendukung Manchester City. Saya tidak pernah lupa nama saya dinyanyikan dari tribun saat malam kami menaklukkan Fulham di Piala Liga.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Jangan Dicoba Lagi Ya :)